Cimahi, 1997
:vz
ke cimahi hampir petang
"jangan tinggalkan aku di hiruk leuwi panjang"
kucium harum tipis rambutmu
di pertigaan, kukenang, kamu
mengapit buku
dengan seragam putih biru
dibelai sepoi yang melambai
hai...hai...
setelah lonceng terakhir
berlarian di antara kerumun teman
teduh taman bergetar
dan kau tercenung sebentar
menyipit pada silau matahari yang mulai menyingkir
apakah yang sedang kau pikir?
kepak ungu kupu-kupu
yang melintas di depanmu
atau kota-kota di australia
yang suatu hari akan kau tuju?
ah, neng hanya tertawa ketika lidahku
terbata mengeja
k u m a h a ?
sayup-sayup kita dengar juga
senandung keroncong di angkot tua
yang hinggap di rindang akasia
dan kau dan aku sekonyong berpelukan
dalam kebisuan
rumah tua
peninggalan belanda
tapi sayang, ini bukan jakarta, kau berkata
ketika malam tak menyuguh apa-apa
air mataku menggenang
kau tertelan
aku tersesat
ke arah bandung barat
Januari 2008
Thursday, January 10, 2008
Posted by dob at 10:29 AM
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
2 comments:
OMG..saha teh "vz", pengen deh dibikinin poem kyk gitu kapan ya? hehe...
vz? hehe...rahasia atuh. nana bikin juga dong puisi yaa..:-)
Post a Comment