Monday, February 25, 2008
pada warna rambutmu
telah kurangkum
senja sekuntum
dan kuterjemahkan
rambutmu yang ranum
petang ini
adalah sunset yang bercanda
sepanjang lazuardi
lautan karibia
tapi di jambangan hati
telah mengakar belukar mimpi
membuahi putik rindu dendam
sedap malam
"jangan pernah kau telan jahanam!"
"tidak! biarkan aku terlempar dari surga"
seperti adam
seperti puisi di lembar lontar
menguning
hitam kering
terbakar
akhirnya terbakar
saat di jari manismu melingkar
syahadat kelelawar
gerimis pun bersandar
di perih bahuku
melelehkan getar cakar
dan serpih mekar
warna rambutmu
februari 2008
Posted by dob at 9:36 PM
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 comments:
Post a Comment