Saturday, September 06, 2008


JUNO

"Aku hamil." Begitulah kata Juno di depan kedua orang tuanya, polos, sedikit gugup. Juno, gadis 16 tahun yang masih baru masuk SMA, mendapati dirinya positif hamil setelah sekali berhubungan sex dengan pacarnya Paulie Bleeker. Juno gadis mungil, manis, ceria, pintar, tomboy dan tentu tipikal ABG yang selalu ingin menunjukkan diri pada dunia : ini nih, gue!.

Seusia itu tentulah Juno (Ellen Page) belum siap untuk menjadi seorang ibu, apalagi menjadi istri si Paulie Bleeker (Michael Cera), pacar satu sekolahan yang kikuk, culun dan malu-malu (meski Paulie memang terlihat tulus mencintai Juno).
Terniat olehnya untuk melakukan aborsi, tapi urung setelah tahu kalau janin di dalam perut juga memiliki kuku (?) Bersama sahabat karibnya Leah, mereka mengatur rencana untuk mencari orang tua adopsi untuk anak yang beberapa bulan lagi akan nongol itu. Di mana Paulie, ayah sang janin? Paulie hanya mampu melongo setelah di pagi hari sebelum jadwal joging, Juno mengabari kalau dirinya bunting. 

"coba terka?"
(bengong) apa?..aku tak tahu.."
"aku hamil"

Hubungan cinta Juno dan Paulie Bleeker sangat unik dan menarik, mereka satu sekolah dan bertetangga. Gaya pacaran mereka bukan seperti ABG kebanyakan yang begitu menggebu-gebu dan norak, Paulie yang baik, patuh pada orang tua, sopan bertemu dengan Juno yang ceplas ceplos, urakan. Pada satu sisi mereka seakan terlalu dewasa belum saatnya.

"Kecelakaan" yang menimpa mereka juga bukan semata-mata karena syahwat tak terkendali, khilaf atau setan belaka. Tapi karena "kesadaran" dan disebabkan sebuah "kursi" untuk mencoba berhubungan badan (bukankah seusia itu hormon testosteron dan estrogen mulai menampakkan diri?), begitu dewasanya.

Juno akhirnya menemukan orang tua adopsi, pasangan muda mapan Vanessa Loring (Jennifer Garner) dan Mark Loring (Jason Bateman) yang sangat merindukan kehadiran seorang bayi (tak diceritakan mengapa mereka menjadi mandul). Pastinya mereka adalah orang yang tepat bagi Juno untuk menjadi orang tua sebenarnya bagi bayi yang berada dalam perutnya.

Salah satu bagian yang menarik dalam film ini adalah hubungan antara Juno dengan pasangan Vanessa dan Mark. Pasangan suami istri yang telah "dewasa" harus berhadapan dengan Juno yang masih bau kencur. Ketegangan terjadi saat Mark ternyata belum benar-benar siap untuk menjadi "ayah". Juno kecewa, hancur namun akhirnya tersadarkan kalau "hubungan orang dewasa" memang penuh tanggung jawab, seperti hubungan pasangan sempurna itu, seperti hubungan antara ayah dan ibu tirinya. Berbeda dengan cinta monyet antara dia dan Paulie.

Dari seorang sutradara muda Jason Reitman (31) film ini sangat enak dinikmati sambil santai, sebuah film yang tidak terlalu "serius" tapi ada "sesuatu yang penting" yang dapat diambil oleh penonton. Terlebih Ellen Page bermain sangat bagus di sini dan tentunya gadis manis itu enak dilihat.

Juno memenangkan Best Writing, Screenplay (skenario) pada Oscar 2008 untuk Diablo Cody,seorang penulis perempuan muda berbakat dan cemerlang. Wajarlah ia diganjar penghargaan bergengsi itu. Salah satunya di film ini kita disuguhi dialog-dialog segar dan penuh kejutan di sana-sini. Tema yang sederhana dan biasa, tapi terasa "baru" dengan "tragedi" hamil muda di luar nikah yang tak ditampilkan dengan dramatisasi berlebihan dan kadang-kadang di luar logika seperti film-film (india dan sinetron indonesia) kebanyakan.

Paulie Bleeker: aku masih menyimpan celana dalam mu. 
Juno MacGuff: aku masih menyimpan keperjakaan mu.


DF -september 08   


 

  

1 comments:

Anonymous said...

Film yang apik sekali...

hamil muda tidak digambarkan sedemikian mengerikan seperti halnya dalam sinetron2 tolol kita..

beda sekali ya..

-melao-