Friday, August 22, 2008

Sebab


Because the sky is blue

It makes me cry…*


sebab resik angin yang sempoyongan

mulai telanjangi bokong pagi


sunyi balkoni, rokok keparat, galib mimpi

gelas yang ditumpahi letih maki-maki


tanggal merah, pengkhianatan, kemaluan tuhan

mungkin sudah bisa kau terka dara


namun teka-teki waktu begitu wagu

rapuh layaknya pagut lumut pada sepi kayu


sungguh lindu melanda tubuhku berkali

ketika wewangian jarimu mengurai poni


dan runcing kuping menusukku nyeri

ya, bukankah begitu tolol? saat kau pergoki


masih kupuja bibirmu, burgundi

yang pernah karib di lempung lidah ini


hingga jernih haiku adalah dua lugu matamu

mencegat saban ku tolakkan pintu


ah, mungkin lagi-lagi pertanyaan basi:

kemanakah kawan yang rawan itu, kini?


sebab masih biru langit adanya

aku hanya menangis sepuasnya


* because –the beatles


agustus, 2008

Thursday, August 14, 2008

patah-patah hari

pagi: debar matahari menggigit kosong ari-ari, kopi secangkir lagi
siang: lapar angin merayu raut, sungguh murung debar maut
petang: marun magrib turun membisu, lagi-lagi gabus gerimis mencurimu
malam: sepanjang sepi kerongkongan, sekuntum alismu biarlah kusimpan

agustus 2008